Written by 8:34 am Berita Teknologi, Internasional, Trending

Mulai Nih! BYD, Perusahaan Mobil Listrik Terdepan Tiongkok akan Mendominasi Pasar Global dan Melampaui Tesla!

Produsen mobil listrik Tiongkok BYD telah melampaui Tesla sebagai produsen mobil listrik terbesar d…

Kamis, 20 April 2023, diberitakan dari situs web visualcapitalist.com, mengungkapkan bahwa produsen mobil listrik Tiongkok BYD telah melampaui raksasa mobil listrik Tesla dalam produksi global mobil listrik. Laporan ini ditulis oleh Marcus Lu, seorang penulis yang berfokus pada tren dan inovasi dalam industri otomotif dan teknologi. Dalam laporan ini, Marcus menggunakan data dari EV Volumes untuk memvisualisasikan 15 merek mobil listrik teratas berdasarkan output mereka, dan mengidentifikasi beberapa faktor kunci yang mempengaruhi kinerja perusahaan-perusahaan ini di pasar mobil listrik global.

Produsen mobil listrik Tiongkok BYD telah melampaui Tesla sebagai produsen mobil listrik terbesar di dunia berdasarkan data produksi tahun 2022. Menurut visualisasi data dari EV Volumes, BYD meningkatkan produksinya sebesar 211%, menjadikan mereka produsen mobil listrik pertama yang mampu memproduksi lebih dari 2 juta kendaraan dalam satu tahun. Sementara itu, Tesla meningkatkan produksinya sebesar 40% pada tahun yang sama, namun masih kalah dari pesaing Tiongkok lainnya seperti Geely yang meningkatkan produksinya hingga 251%. Saat ini, Tesla berencana untuk mencapai produksi 20 juta mobil per tahun pada tahun 2030 dengan membangun pabrik senilai miliaran dolar di Meksiko. Namun, persaingan dalam industri mobil listrik semakin ketat dan produsen mobil Eropa seperti Volkswagen dan GM juga turut meningkatkan produksinya.

Hasil dan Gambaran Data

Berikut adalah ikhtisar data dan beberapa poin penting yang bisa diambil dari infografis ini, termasuk angka volume produksi mobil listrik pada tahun 2021 yang juga disertakan untuk memudahkan Pembaca.

Gambar statistik data angka volume produksi mobil listrik pada tahun 2021 (diambil dari visualcapitalist.com)

BYD Auto

BYD Auto Melampaui Tesla sebagai Raja Mobil Listrik dengan meningkatkan produksinya sebesar 211% pada tahun 2022. Dengan tren peningkatan ini, perusahaan kemungkinan akan menjadi produsen mobil pertama di dunia yang memproduksi lebih dari 2 juta mobil listrik dalam satu tahun.

Saat ini, BYD hanya memiliki sedikit kehadiran di pasar internasional, tetapi ini bisa berubah dengan cepat. Perusahaan berencana melakukan ekspansi besar-besaran ke Eropa, di mana mereka berharap dapat membangun pabrik untuk menghindari tarif Uni Eropa atas impor mobil buatan Tiongkok.

Selain itu, BYD juga sedang membangun pabrik di Thailand untuk memproduksi mobil dengan kemudi di sebelah kanan, untuk pasar di Australia, Selandia Baru, dan Inggris.

Tesla

Pada tahun 2022, Tesla berhasil meningkatkan produksi mobil listriknya sebesar 40%, meski masih kalah dari merek Barat seperti Volkswagen (+10%) dan GM (+13%). Namun, Tesla tertinggal jauh dari pesaingnya asal Cina seperti Geely (+251%).

Masih belum jelas apakah merek-merek Cina tersebut dapat mempertahankan pertumbuhan tiga digit mereka. Yang pasti, Tesla semakin dihadapkan pada persaingan yang semakin ketat.

Target Tesla adalah memproduksi 20 juta mobil per tahun pada tahun 2030. Untuk mendukung inisiatif ini, Tesla berencana untuk membangun pabrik dengan biaya multi-miliar di Meksiko yang mampu memproduksi 1 juta mobil per tahun. Dengan begitu, Tesla harus mempertahankan tingkat pertumbuhan tahunan yang tinggi pada dekade ini.

Hyundai

Hyundai Motor Company, yang juga memiliki Kia, mencatat laju pertumbuhan yang serupa dengan Tesla. Produsen mobil asal Korea Selatan ini termasuk salah satu pemain awal di industri kendaraan listrik, dengan mengungkapkan Hyundai Ioniq pertama pada tahun 2016.

Pada akhir tahun 2022, beberapa negara termasuk Korea Selatan menyatakan ketidaksetujuan mereka terhadap Undang-Undang Pengurangan Inflasi pemerintahan Biden, yang mencabut kredit pajak untuk kendaraan listrik yang tidak diproduksi di dalam Amerika Serikat.

Saat ini Hyundai sedang membangun pabrik mobil listrik senilai $5,5 miliar di negara bagian Georgia, tetapi fasilitas ini tidak akan beroperasi hingga tahun 2025. Sementara itu, Korea Selatan telah merevisi program subsidi EV-nya untuk mendukung merek-merek domestik.

Dalam rangka menghadapi situasi yang lebih ketat di pasar global, Hyundai perlu terus beradaptasi dan berinovasi untuk mempertahankan posisinya di tengah persaingan yang semakin ketat di industri mobil listrik.

Akhir kata, BYD telah mengungguli Tesla sebagai produsen mobil listrik terbesar di dunia dengan meningkatkan output produksinya hingga 211% di tahun 2022. Meski Tesla juga mengalami peningkatan output produksi yang signifikan sebesar 40%, namun persaingan semakin ketat dengan masuknya pesaing-pesaing baru dari China seperti Geely.

Untuk mempertahankan posisinya, Tesla membidik produksi mobil sebanyak 20 juta per tahun pada 2030, dan merencanakan pembangunan pabrik di Meksiko dengan kapasitas 1 juta mobil per tahun.

Sementara itu, Hyundai yang juga memiliki Kia mengalami peningkatan pertumbuhan yang serupa dengan Tesla, namun disadari bahwa terdapat hambatan seperti kebijakan pajak dan subsidi di beberapa negara yang mempengaruhi ekspansi produksinya. Korea Selatan misalnya, mengubah program subsidi mobil listriknya untuk lebih mendukung merek-merek domestik dan mempertahankan persaingan di industri mobil listrik global.

Ref: visualcapitalist.com

(Visited 6 times, 1 visits today)
Subscribe to my email list and stay up-to-date!
Close